Sunday, November 12, 2006

Dunia berubah dari garasi
Silicon Valley ada diantara San Fransisco dan San Jose. Di daerah ini dikenal sebagai tempat berkumpulnya high-tech. Di wilayah itu juga da banyak universitas terkemuka. Akan tetapi tidak banyak yang tahu bahwa tempat ini mulai dikembangkan oleh Stanford University pada 1891. Tanah yang luasnya 3300ha disediakan oleh seorang pebisinis komiditi railroad, untuk menjadi tempat belajar bagi generasi muda, yang akhirnya menjadi universitas.
Seperti juga di negara manapun, banyak universitas swasta yang dijadikan komiditi bisnis. Akan tetapi Standford memiliki keunikan karena didirikan dengan niat perhatian terhadap aplikasi sain.
Hewlett Packard adalah perusahaan high-tech yang lahir pada 1939 di Silicon Valley. Ketika itu Frederick Terman professor universitas Standford sering mengucapkan pada mahasiswa untuk tidak memasuki perusahaan besar. Karena itu dapat menjadi penghambat kreatifitas. Kemudian dua orang muridnya bernama Hewlett dan Packard memulai membuat oscillator di garasi kecil. Sampai saat ini semangat untuk tidak memasuki perusahaan besar terus berlanjut.
Perusahaan yang lahir dari garasi bukan Apple Computer saja. Dari sejak 40 tahun lalu garasi merupakan tempat anak-anak muda melakukan pelatihan dan penemuan. Jadi garasi bukan hanya tempat menyimpan mobil saja. Mungkin kita juga sering melihat garasi menjadi tempat menyimpan berbagai peralatan. Sungguh merupakan sesuatu tempat yang menyenangkan bagi anak muda.
Penciptaan internet yang merubah struktur sosial dari akar
Pendirian perusahaan high-tech di Silicon Valley mengalami perkembangan serius setelah PD II berakhir. Pada 1956 penerima Nobel William Shockley mendirikan laboratorium semikonduktor. Dia tampaknya kurang cakap dalam berhadapan orang lain, kemudian mendirikan Fairchaid Semiconductor, serta meninggalkan laboratorium.
Rangkaian sejarah perusahaan inti yang berdiri adalah Fairchild Semiconductor (1957), Intel (1968), Apple Computer (1977), Sunmicro (1982), Syscosystem (1984), Netscape (1994). Dari sini terlihat bagaimana semangat penerapan sain terus berlanjut.
Terlihat gemilangnya perkembangan di Silicon Valley, tapi bukan berarti semua telah memberikan kepuasan. Beberapa waktu kemudian Jepang berhasil menempati urutan pertama dunia untuk produksi semi-konduktor. Bahkan, pernah pemimpin NEC sampai bilang "sudah tidak ada lagi yang perlu kita pelajari dari Amerika". Pada akhir tahun 80-an, masa kejayaan Intel mulai terpuruk. Memang secara teknik maupun biaya, line produksi Jepang merupakan hal yang tak bisa dipungkiri ketangguhannya. Saat ini pun untuk manufaktur, Jepang masih yang terunggul.
Sejak itu, 10 tahun kemudian, perbedaan Amerika dan Jepang mulai terlihat dalam komputer dan komunikasi. Bagi Jepang, komputer dan telekomunikasi lebih mengarah pada alat untuk meningkatkan produktifitas pabrik. Sedangkan Amerika menanamkannya sebagai infrastruktur sosial, dan melahirkan internet.

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home